Search :


Event - Senin, 28/12/2009 08:08

Sambut Kematian Dengan Senyum

oleh: TH

Bedah Buku “SAMBUT KEMATIAN DENGAN SENYUM”


Minggu, 27 Desember 2009, Tiga Serangkai bekerjasama dengan GP Anshor Kabupaten Boyolali, menggelar kajian atau bedah buku “Sambut Kematian Dengan Senyum”,  yang diadakan di aula RM Milik Kita Boyolali.


Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah Muhammad Sholikhin, M.Ag (penulis), dan KH. Abdul Hamid serta KH. Habib Masturi  (Tokoh NU Kabupaten Boyolali). Acara tersebut juga dihadiri oleh pejabat Polres Kabupaten Boyolali, serta beberapa tokoh masyarakat lainnya. 


 


Saat ini, euphoria tentang hari kiamat di tahun 2012 yang didengungkan oleh sebagian orang, masih sangat kental sekali di benak setiap orang. Namun, sebagai pribadi yang beriman, tentu saja harus bisa berpikir bahwa setiap kejadian ghaib, termasuk kapan terjadinya hari kiamat, yang mengetahui hanyalah Allah SWT.


Dalam  acara bedah buku ini, juga dijelaskan tentang bagaimana menjadi insan yang siap setiap saat jika dipanggil oleh yang Maha Kuasa. Berikut adalah ulasan bukunya :


Ibarat seseorang yang akan melaksanakan perjalanan jauh, dan kemudian akan menetap pada tempat yang dituju, akan tetapi belum pernah mengetahui tempat tersebut. Karena tidak tahu, atau mengetahui namun berdasarkan informasi yang simpang siur, maka muncul rasa takut dan khawatir, serta serba tidak menentu membayangkan keadaan di tempat yang baru, bahkan sejak perjalanan saja sudah muncul rasa takut.


Untuk menghindari rasa takut tersebut, maka tentunya ia harus menggali berbagai informasi tentang proses perjalanan, dan juga berbagai kondisi tempat tujuannya. Dengan pengetahuan yang pas dan lebih dekat pada kondisi sebenarnya, maka ia dapat mengumpulkan bekal, kemudian mulai muncul bayangan yang sangat indah dan kesan baik. Ketakutan menjadi kerinduan, dan kemudian menjadi sebuah obsesi, untuk dapat melaksanakan perjalanan itu dengan seksama, dan menikmatinya dengan bahagia. Itulah gambaran kita tentang kematian, dan alam akhirat yang menjadi tujuan nantinya.


Buku ini mencoba menjadikan diri sebagai bahan informasi yang mendekatkan kita pada berbagai aspek kehidupan alam barzakh dan alam akhirat, serta berbagai bekal yang harus dipersiapkan. Dengan membaca buku ini diharapkan, kita memiliki informasi yang cukup memadai untuk mempersiapkan diri secara baik menempuh perjalanan setelah kehiduan, dan akhirnya berlabuh di pantai sidratul muntaha.


Hari akhirat berikut semua peristiwa yang melingkupinya memang selalu menjadi pembahasan keagamaan yang cukup menarik, sekaligus selalu menjadi bahan renungan manusia, karena memang hal tersebut merupakan sesuatu yang pasti akan dilalui manusia dalam mengarungi perjalanannya menuju Allah.

Kirim ke Teman     Cetak halaman ini  

 

Polling

Menurut anda, bagaimana harga buku yang kami tawarkan?

[Hasil Voting]